mORMot 2 adalah open-source framework untuk Free Pascal dan Delphi yang dirancang untuk membangun aplikasi client-server berperforma tinggi. Tidak seperti framework biasa yang hanya menangani HTTP, mORMot 2 menyediakan ekosistem lengkap yang mencakup:
ORM: Mengubah objek Pascal menjadi record database secara otomatis.
SOA: Membangun layanan bisnis yang bisa dipanggil melalui REST/JSON atau protokol binary.
Cross-Platform: Mendukung Windows, Linux, dan POSIX lainnya.
High Performance: Ditulis dengan optimasi level rendah (banyak menggunakan assembly dan memory mapping) sehingga sangat cepat dan hemat RAM.
Roadmap Belajar mORMot 2
Karena mORMot memiliki kurva belajar yang cukup curam, sebaiknya ikuti tahapan ini agar tidak kewalahan:
1. Fondasi Dasar
Instalasi & Setup: Integrasi mORMot 2 ke Lazarus. Memastikan
Library Pathterkonfigurasi dengan benar.Konsep RESTful: Memahami bagaimana mORMot menangani permintaan HTTP.
Prinsip SOLID & Interface: Belajar mengapa mORMot sangat bergantung pada Interface-based programming.
2. Database & ORM
Model Definition: Membuat class
TSQLRecorduntuk mendefinisikan tabel.CRUD Operations: Menambah, membaca, memperbarui, dan menghapus data tanpa menulis SQL manual.
Database Engine: Mencoba koneksi ke SQLite (default) dan beralih ke PostgreSQL atau MySQL.
3. Service Oriented Architecture / SOA
Interface-based Services: Membuat kontrak layanan menggunakan Interface.
Client-Server Communication: Memanggil fungsi dari sisi client ke server secara transparan.
Security & Authentication: Mengamankan API menggunakan JWT atau Cross-cutting security bawaan mORMot.
4. Advanced Topics
Asynchronous Processing: Menggunakan task-based programming di mORMot.
Web Server Performance: Tuning HTTP server menggunakan
THttpServeratauTSQLHttpServer.
Perbandingan Performa
mORMot 2 sering disebut sebagai "The Fastest Pascal Web Framework". Berikut perbandingannya secara umum dengan framework populer lainnya:
| Framework | Bahasa | Karakteristik Performa |
| mORMot 2 | Pascal | Sangat Tinggi. Menggunakan asynchronus I/O dan optimasi memori manual. Sering kali mengungguli Node.js dan setara dengan Rust/Go dalam benchmark HTTP. |
| Slim PHP | PHP | Menengah. Bergantung pada engine PHP (Zend). Sangat produktif tapi overhead-nya lebih tinggi dibanding native Pascal. |
| Go (Gin/Echo) | Go | Tinggi. Sangat dekat dengan mORMot 2 dalam hal throughput permintaan per detik. |
| Node.js | JS | Tinggi (I/O Bound). Bagus untuk banyak koneksi simultan, tapi konsumsi RAM biasanya jauh lebih besar dibanding mORMot 2. |
Refrensi Link Mormot 2 : https://synopse.info/, https://github.com/synopse/mORMot2

0 komentar